TERBARU

Kunci Umur Panjang Lantai Mewah: Mengapa Teknik Pemasangan Marmer Tidak Boleh Sembarangan

 

RumahSehatku.comMemutuskan untuk menggunakan marmer sebagai lantai rumah adalah sebuah pernyataan gaya hidup. Tidak ada material lain yang mampu memberikan kombinasi kemewahan, keanggunan, dan nilai investasi properti sebaik batu alam. Namun, membeli marmer kualitas terbaik dengan harga premium hanyalah setengah dari perjalanan. Setengah lainnya—dan seringkali menjadi penentu utama—adalah proses instalasi atau pemasangan.

Banyak pemilik rumah yang terjebak dalam pemikiran bahwa memasang marmer sama mudahnya dengan memasang keramik biasa. Padahal, marmer adalah material organik yang memiliki karakteristik fisik, porositas, dan reaksi kimia yang jauh berbeda. Kesalahan kecil dalam persiapan dasar lantai (substrate) atau pemilihan bahan perekat bisa berakibat fatal dalam jangka panjang, mulai dari lantai yang "kopong", retak rambut, hingga perubahan warna yang permanen.

Persiapan Substrat dan Pemilihan Perekat

Salah satu aspek teknis yang paling krusial adalah persiapan permukaan dasar. Marmer membutuhkan dasar yang benar-benar rata (level) dan kering. Kelembapan yang terperangkap di bawah lantai semen bisa naik ke permukaan batu melalui proses kapilaritas, menyebabkan noda basah yang tidak bisa hilang atau munculnya serbuk putih (efflorescence). Selain itu, penggunaan semen biasa (grey cement) untuk marmer berwarna terang seringkali menjadi bencana karena warna semen bisa meresap dan menggelapkan warna asli batu.

Oleh karena itu, sangat disarankan menggunakan perekat khusus (white adhesive) yang diformulasikan untuk batu alam. Teknik pemasangan pun tidak boleh asal tempel; diperlukan metode double buttering (mengoleskan perekat di lantai dan di belakang batu) untuk memastikan tidak ada rongga udara. Untuk menghindari kerugian besar akibat ketidaktahuan teknis ini, sangat penting bagi Anda untuk mempelajari 5 kesalahan saat memasang lantai marmer. Panduan ini akan menjadi bekal Anda dalam mengawasi kerja kontraktor.

Finishing dan Grouting yang Sempurna

Setelah batu terpasang, pekerjaan belum selesai. Pemilihan nat (grout) harus disesuaikan dengan warna batu agar sambungan terlihat samar (seamless). Pemasangan nat yang buruk bisa membuat lantai terlihat kotak-kotak kaku seperti keramik murah. Langkah terakhir yang tak kalah penting adalah coating atau pelapisan. Pelapis ini berfungsi menutup pori-pori batu agar tahan terhadap tumpahan cairan.

Jika Anda sedang dalam tahap perencanaan pembangunan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan supplier marmer yang tidak hanya menjual material, tetapi juga memahami standar prosedur instalasi yang benar. Ingatlah bahwa biaya perbaikan lantai marmer yang rusak akibat salah pasang jauh lebih mahal daripada biaya menyewa tenaga ahli sejak awal. Investasi pada instalasi yang tepat adalah jaminan keindahan rumah Anda selama puluhan tahun.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar